GBI Family Blessing Yogyakarta · Renungan Harian · Senin, 2 November 2026

Tetapi TUHAN semesta alam menyatakan diri dan berfirman kepadaku: "Sungguh, kesalahanmu ini tidak akan diampuni, sampai kamu mati," firman Tuhan, TUHAN semesta alam.— Yesaya 22:14
SHALOM, Semangat Pagi: Arti dosa yang tidak dapat diampunia adalah Bukan karena pengampunan Allah terbatas, karena orang tersebut menutup diri dari pintu pengampunan. Pengampunan bisa diterima melalui pertobatan dan iman. Jika menolak Roh Kudus yang menginsyafkan akan dosa, ia kehilangan kemampuan untuk bertobat, sehingga tidak ada lagi dasar atau cara untuk diampuni.
Yesaya 22:14 Tetapi TUHAN semesta alam menyatakan diri dan berfirman kepadaku: "Sungguh, kesalahanmu ini tidak akan diampuni, sampai kamu mati," firman Tuhan, TUHAN semesta alam.
Pernyataan keras ini bentuk ketegasan Allah terhadap sikap mengeraskan hati yang disengaja. Dosa mereka bukan kelemahan manusia biasa, melainkan sikap yang meremehkan peringatan Allah secara terang-terangan. Ketika Tuhan memanggil mereka untuk bertobat, mereka malah mengejek-Nya dengan pesta pora.
Acapkali kita berpikir, Tuhan Maha Pengasih, nanti Tuhan juga mengampuni kita, sehingga kita menunda untuk bertobat, terus kompromi dengan dosa, menganggap remeh teguran Roh Kudus hati nurani kita tertutup terhadap firman Tuhan. Kita diingatkan bahwa pintu keselamatan dan kasih karunia Tuhan terbuka lebar-lebar hari ini. Jangan mengeraskan hati dan mempermainkan kesabaran Tuhan.
Tetap Semangat, Kesempatan tidak datang untuk kedua kalinya. Saat ada kesempatan gunakan untuk rekonsiliasi dengan Tuhan, supaya hidup kita dibenarkan oleh anugerah -Nya.
Doa
Doa kami Bapak Ibu selalu sehat, tetap instropeksi, dan tetap rendah hati dan selalu bersyukur kepada Tuhan. Tetap bahagia. Tuhan memberkati.
https://gbi-fb.org/renungan/jangan-mengeraskan-hati